Tuesday, December 27, 2016

YSEP Tokyo Institute of Technology - Trip around Fuji - Kawaguchiko-Saiko Lake

Konnichiwa Minnasan

Cerita ke dua tentang gunung fuji, masih belum mendaki sih(tunggu summer). Jadi tiba-tiba liska ngebet banget pengen jalan-jalan liat Fuji. Sebelumnya gw dah ke Fuji Q jadi udah lumayan deket sama Fuji tapi akhirnya setelah dibujuk, gw juga ikutan pergi(padahal niatnya mau nabung wkwk). Ngebuat itinerarynya H-9 jam, jam 10 malem rapat, mesen bis,dll dan besoknya jam 7 jalan, No Wacana(seriously udah lama ga mendengar kata wacana wkwk).

For your information, buat ke Fuji bisa naik kereta ataupun bis. Harganya juga ga jauh beda, tapi lebih nyaman naik bis. Buat itu harus reservasi dulu(biar aman) atau langsung beli tiket di loket bisnya. Basically, waktu tempuhnya sama jadi tinggal pilihan aja mau naik kereta atau bis. Kalau gw kemaren naik bis dari shibuya ke kawaguchiko. Actually gw gatau apa-apa tentang kawaguchiko wkwk karena yang ada dipikiran gw cuma Fuji Q.

Hari itu kita kedatangan tamu dari sendai alias rawi anak mesin 2013. Doi exchange juga di Tohoku University dan lagi liburan turun ke bawah(?) Jadinya gw, liska,shabrina,andrew dan rawi yang pergi ke Fuji. Kalau kata liska sih mau liat danaunya yang bagus banget. Berangkat jam 7 dari shibuya dan sampe jam setengah 10an di kawaguchiko station. Biar kemana-mananya gampang, kita beli free pass buat bis. Jadi ga perlu ribet keluar duit lagi. Free pass nya disini agak unik karena berbentuk post card. Pertama-tama kita ke danau saiko, airnya biru parah. Suhu disana juga dingin parah (4 derajat Celcius) dan sepi parah(cuma ada kita berlima)

Danau Pribadi

 
Berikutnya kita ke rumah-rumah tradisional gitu, disana kocaknya ada yang jualan tapi tulisannya pake bahasa Indonesia. Gara-gara terharu pake tulisan Indo, gw jadi beli deh. Untungnya ikannya enak parah wkwk. Abis itu kita makan siang juga diatas batu, saking pengen menikmati alamnya(?)


kalau dirupiahin 60ribu -_-

Depan rumah adat fuji

On the way fuji

literally on the rock
Dan destinasi terakhir, lake kawaguchiko. Menurut gw ini adalah best spot buat ngambil foto gunung Fuji. Dari sini pemandangan danau dan megahnya gunung fuji keliatan jelas(tapi difoto jadi backlight). 



Ultimately, buat budget perjalanan itu kira-kira gini
- PP Bis Shibuya-Kawaguchiko : 3600 Yen
- Free Pass Bus : 1200 Yen

Harga makanan disana ga jauh beda juga sama Tokyo, gw sarankan bawa bekal biar ga laper(gw sendiri bawa 2 bekal dan tetep aja butuh asupan gizi tambahan(re:jajan)). Sekiaaan



Monday, December 26, 2016

100 truths in of 2016

Last time I played this was in 2012. Just answer 100 simple questions 

WHAT WAS YOUR:

1. Last beverage - Honey Yuzu Lemonade
2. Last phone call(now line call) - Shabrina Alyani 
3. Last text message(now line message) - Nur Sharfan
4. Last song you listened to - Kimi no Nawa Ost by Sparks
5. Last time you cried - Unfortunately I forgot


HAVE YOU EVER:

6. Dated someone twice - Never
7. Been cheated on - Never
8. Kissed someone & regretted it - Never 
9. Lost someone special - No one
10. Been depressed - Sometimes when I feel awfully homesick
11. Been drunk and threw up - I'm not drinking

LIST THREE FAVORITE COLOURS:

12. Blue
13. Red
14. Yellow

THIS YEAR HAVE YOU: (2016)

15. Made a new friend - A lot of new friends, new laboratory assistants batch 2014, internship friends at Pasifik Satelit Nusantara, Indonesia, Thailand and Japanese friends when exchange to Chiba University, YSEP friends from Indonesia and another country, new laboratory friends at Takada Lab, friends from Persatuan Pelajar Indonesia Tokyo Institute of Technology

16. Fallen out of love - Unfortunately not yet
17. Laughed until you cried - Mostly when get lost with Indonesian friends
18. Met someone who changed you - Many people change me to be better person(I can cooking now)
19. Found out who your true friends were - Yeah of course
20. Found out someone was talking about you - Almost every day
21. Kissed anyone on your friend's list - Never
22. How many people on your friends list do you know in real life - Maybe around 80%
23. How many kids do you want - 3 or 4
24. Do you have any pets - bitch and puppy
25. Do you want to change your name - Of course not
26. What did you do for your sweet seventeen birthday - Have a fun together with family and friends
27. What time did you wake up today - Alarm from phone
28. What were you doing at midnight last night - Chatting with Rian Gilang
29. Name something you CANNOT wait for - Waiting for new manga/anime chapter
30. Last time you saw your Mother - in the last week of October 2016
31. What is one thing you wish you could change about your life - I wish I had taken Optical Communication and Coding theory in 5th semester
32. What are you listening to right now - nothing
33. Have you ever talked to a person named Tom - Yes, he was my teacher in fieldwork skill
34. What's getting on your nerves right now - Can't make a good research
35. Most visited webpage - gogoanime.io, youtube, instagram, kaskus, ieee explore, siakng
36. What's your real name - Fariz Azhar Abdillah
37. Nicknames - January to September :Cukong, September till now :Fariz
38. Relationship Status - Single
39. Zodiac sign - Aries
40. Male or female - Male
41. Primary School - SDIT ALMUHAJIRIN
42. Secondary School - SMPN 3 Depok
43. High school/college -SMAN 1 Depok/University of Indonesia
44. Hair colour - Black
45. Long or short - Short
46. Height - 168 cm
47. Do you have a crush on someone - No, I don't
48. What do you like about yourself - Good plan maker, patience and love travel
49. Piercings - Never
50. Tattoos - Never
51. Received presents - The last presents is notebook from Natasha, when we play gift exchange

FIRSTS:

52. First surgery - Sunat, when I was 1st year of elementary school
53. First piercing - no
54. First tattoo - no
55. First sport you joined - football when kindergarten
56. First kiss - parents
58. First boyfriend/girlfriend - Nadia Huda, when 5th year of elementary school

RIGHT NOW:

59. Eating - All Japanese food, Spicy Indonesian Food
60. Drinking - Juice
61. I'm about to - Antenna and Propagation on Wireless Communication, Anime and Manga Lover, Dota 2 Player, a traveler not tourist, blog writer, newbie in cooking.
62. Listening to - mostly anime ost
63. Waiting for - another journey to incredible place, having a nice trip with family and friends

YOUR FUTURE:

64. Want kids - of course
65. Get Married - of course
66. Career - Probably lecturer 

WHICH IS BETTER:

67. Lips or eyes - eyes
68. Hugs or kisses - hugs
69. Shorter or taller - taller
70. Older or Younger - younger
71. Romantic or spontaneous - spontaneous
72. Nice stomach or nice arms - nice stomach
73. Sensitive or loud - Sensitive
74. Hook-up or relationship - relationship
75. Trouble maker or hesitant - trouble maker

HAVE YOU EVER:

76. Kissed a stranger - never
77. Drank hard liquor - never
78. Lost glasses/contacts - never
79. Sex on first date - never
80. Broken someone's heart - maybe
82. Been arrested - never
83. Turned someone down - never
84. Cried when someone died - yes
85. Fallen for a friend - maybe

DO YOU BELIEVE IN:

86. Yourself - Of course
87. Miracles - Sure
88. Love at first sight - Of course NO
89. Heaven - Yes
90. Religion - Couldn't agree more
91. Kiss on the first date - Nope
92. God - Yes very agree

ANSWER TRUTHFULLY:

94. Had more than 1 girlfriend/boyfriend at a time - Never
95. Did you sing today - No, I didn't
96. Ever cheated on somebody - No
97. If you could go back in time, how far would you go - Start from the first day of my life
98. If you could pick a day from last year and relive it, what would it be - I would register telecommunication engineering in short semester so I could take coding theory and optical communication in 5th semester.
99. Afraid of falling in love - Yes, I'm afraid It would be worng person
100. Posting this as 100 truths - Yes it's truths

Sunday, December 25, 2016

YSEP Tokyo Institute of Technology - Trip around Fuji - Fuji Q Highland

Konnichiwa Minna San

Gunung Fuji merupakan gunung paling terkenal di Jepang yang puncaknya selalu ditutupi oleh salju Abadi. Biasanya jalur pendakian ke gunung Fuji baru dibuka pada musim panas. Jadi kalau musim-musim lainnya kita belum bisa menikmati mendaki gunung Fuji. Namun bukan berarti kita ga bisa berwisata ke daerah gunung Fuji. Kawasan sekitar gunung Fuji sendiri punyak banyak tempat wisata. Salah satu tempat yang paling menarik turis adalah taman bermain Fuji Q highland.

Kebanyakan orang-orang tau Disneysea, Disneyland dan Universal Studio Japan. Tapi ga banyak yang tau Fuji Q highland itu seperti apa. Sebenernya bagi orang-orang yang sangat menyukai wahana yang menantang, Fuji Q merupakan pilihan yang tepat. Kenapa? Karena Fuji Q memiliki 4 roller coaster yang pernah masuk guniess world record. Nah pada postingan kali ini gw mau cerita tentang pengalaman ke tempat ini hehe.

Dari awal gw ajakin temen-temen YSEP, ga ada yang mau ke tempat ini. Wajar sih, mereka cewe semua. Sampai akhirnya pas hari rabu di kelas sustainable engineering technology, gw diajakin kesana sama kakak-kakak master dan doktor. Tinggal bayar 7200, udah termasuk tiket dan bis pp. 3 hari kemudian, hari sabtu kita pergi deh.



Buat mesen tiket ke Fuji Q, kita bisa pake paket 7200, caranya mesen lewat online, reservasi bis gitu dah termasuk tiket masuk. Nanti bayarnya pas mau masuk bis. Kita bersembilan berangkatnya dari stasiun futakotamagawa, sekitar jam 7 dan perjalanan sekitar 2 setengah jam. Nyampe sana turun tepat di depan Fuji Q Highlandnya. Nah kali ini gw mau bahas roller coaster tergila yang gw naikin hari itu

1. Takabisha


Gambar dari wikipedia
ini roller coaster pertama pada hari itu. Buat ngantri ini butuh 2 jam wkwk tapi setelah naik gw merasa worth it ngantri selama itu. Jadi pas naik tiba-tiba gelap terus keselnya lo gatau arah gerak lo kemana, tiba-tiba turunan dan berasa terjun bebas(masih gelap2an), terus keluar dari gelap-gelapan udah kenceng aja dan banyak puter balikan. Terus ada tanjakan 90 derajat dan turunan dengan kemiringan 121 derajat(masih rekor dunia) yang menjadi daya tarik roller coaster ini. Buat referensi, silahkan klik disini

2. Eejanaika

Sumber dari google
Sama kayak sebelumnya roller coaster ini juga ngantri sekitar 2 jam. Roller coaster ini disebut juga 4D roller coaster karena selain bergerak mengikuti lintasan, tempat duduknya bisa berputar 360 derajat. Roller coaster ini juga yang paling bikin pusing dan agak sulit dinikmati karea saking cepatnya pergerakan(ada momen dimana gw gatau bakal naik atau turun, kanan atau kiri). Referensinya disini

3. Fujiyama


Pas ngantri mau naik Fujiyama
Gw ngantri sekitar 1.5 jam buat yang ini. Fujiyama menurut gw roller coaster terasik di Fuji Q. Selain modelnya yang klasik, jalurnya juga panjang dan memiliki ketinggian paling besar di Fuji Q. Durasi naiknya juga lama, kalau di Takabisha terlalu sebentar dan di Eejanaika terlalu pusing, maka di Fujiyama lo bisa menikmati adrenalin pas turun naik, akselerasi, belok kanan dan kiri tanpa kehilangan pandangan. Pokoknya FUJIYAMA WAJIB hukumnya kalau ke Fuji Q. Referensinya disini

Sekilas info, roller coaster tercepat di Fuji Q, dodonpa sedang maintenance sampe Juli 2017. Berikutnya gw naik tondeima(kayak kura-kura di dufan) dan Panic clock. Wahana selain roller coaster ngantrinya ga nyampe 10 menit wkwk. Finally jam 6 taman ini udah tutup dan pas jam 7 kita naik bis otw ke Fujigaoka Station. 

Foto sebelum pulang depan Fujiyama


Tuesday, December 20, 2016

Aslab Telkom 2013

Ditengah kegabutan gw di malem hari di Jepang, tiba-tiba gw teringat sama sahabat-sahabat gw di lab telkom UI. Sepinter-pinternya, sehebat-hebatnya dan sejenius-jeniusnya temen-temen baru gw di lab yang di Jepang, tetep aja ga ada yang seasik, sealay dan se-gak jelas mereka yang di lab telkom. Sejujurnya salah satu hal yang bikin gw senang bercampur sedih adalah ketika nanti gw pulang, mereka semua (Insya Allah) sudah lulus dari jenjang sarjana :") 

Sebelum waktu berlalu dan ingetan gw mulai pudar, gw mau nulis tentang pengalaman dari awal mau hingga jadi aslab telkom 2013. Mohon maaf kalau tulisan ini akan menyinggung pihak-pihak tertentu, murni pandangan pribadi (please jangan tuntut gw atau bawa ke ranah hukum wkwk_

Ceritanya pas semester 4, seinget gw setelah UTS oprec aslab telkom pun dibuka. Gw waktu itu sejujurnya belum yakin banget sama peminatan gw. Menurut gw semua peminatan di elektro itu bagus "kalau ditekuni". Akhirnya pilihan gw jatuh di peminatan telekomunikasi. Sebab utama gw milih telekomunikasi adalah peminatan ini cukup menjanjikan di bidang riset dan prospek kerja. Menurut gw peminatan lain seperti elektronika memiliki prospek riset yang bagus namun untuk lapangan kerja sendiri di Indonesia belum banyak, sedangkan tenaga listrik menurut gw adalah kebalikannya. 

Singkat cerita, waktu itu yang daftar aslab telkom ada 9, gw poci ipang mursid yona ria greg ape dan layina. Jumlahnya jauh lebih sedikit dibanding angkatan 2012, dimana yang daftar ada 20an. Menurut gw seleksi aslab telkom sendiri merupakan pengalaman yang menarik buat gw wkwk. Formulir pendaftaran aslab telkom termasuk yang terberat, berlembar-lembar dan banyak hunting tanda tangan. Bahkan pas gw liatin formulirnya ke temen gw anak tekkim, dia kaget dan ngira itu formulir caka IMD atau MPM. Lalu setelah kumpulin formulir, berikutnya ada tes tulis dan tes praktikum. Tes tulisnya sendiri kayak ngerjain soal-soal gitu. Rada susah sih soalnya dari modul semua. Sama tes praktikum itu kita seakan-akan jadi aslabnya terus ngeaslabin salah satu modulnya. Agak panik pas tes praktikum wkwk takut salah pas nerangin. Then, dari seleksi tersebut terpilihlah 7 nama yang masuk ke seleksi berikutnya, gw poci ipang mursid yona greg ape. Nah ga lama setelah itu gw bikin grup "calon aslab telkom 2013" di whatsapp yang isinya 5 orang. Ya intinya grup itu buat kita kerjasama demi menjadi aslab telkom wkwk. Setelah itu seleksi berikutnya adalah presentasi proyek matlab, wawancara dengan aslab sebelumnya dan wawancara dengan kalab. Semuanya dilakukan pas lagi liburan(kasian yona belum pulang). Setelah semua itu kelar baru tanggal 25 Juni 2015 aslab telkom yang baru diumumin sama Bu Yuli. Itu momen-momen yang bikin deg-degan parah wkwk. Bu Yuli ngasih tau juga kalau taun ini mau ngambil 5. Terus doi nyebut satu-satu nama, rian, irfan, fariz, yonathan dan terakhir mursid. Finally gw berhasil jadi aslab telkom wkwk. Kata "calon" pun dihapus dan grupnya berubah nama menjadi "aslab telkom 2013"(saat ini namanya my fir, huruf awal dari nama-nama aslab telkom 2013). Sejak saat itu, gw punya basecamp baru yang terletak di lantai 4 gedung DTE. Kalau kata ipang, jadi anak telkom cape, iya cape naik tangga ke lantai 4. 

Pertama kali pake jas lab
Selain punya basecamp baru, gw pun mulai mendapat kerjaan-kerjaan baru wkwk. Pertama kali banget itu pelatihan modul praktikum tektel wkwk. Blak-blakan aja deh, pertama modul 2 saluran transmisi sama Haekal. Menurut gw Haekal paling niat banget buat ngajarin kita. Sampai 2 hari, sehari buat belajar teori dan sehari buat belajar alatnya. Terus modul 3&4, modulasi analog sama Rifqi. Disini ada sedikit cerita.... sebelum tespen buat aslab dimulai, gw udah nemuin soal-soal tespen sebelum-sebelumnya wkwk. Dan soal tespen dari rifqi sama persis dari yang tespen sebelumnya... of course kita udah tau jawabannya wkwk. By the way rifqi ngajarinnya paling asik, punya gaya yang khas juga. Lalu modul 5&6 tentang teleponi, pcm tdm sama Ubay. Ubay ini paling pinter di angkatannya, Ipknya tembus 3,8. Tapi pas ngaslabin rada nyebelin wkwk gamau kasih tau to the point gitu, pasti diputer-puter dan dibalikin lagi pertanyaannya. Modul 9 tentang filter diaslabin sama angga. Angga bener-bener efisien pas ngaslabin kita wkwk. Yang terakhir modul 7&8 tentang modulasi digital dan modul 10 tentang propagasi, diaslebin sama erfin. Erfin paling baiiiik pas ngaslebin, dia kalau ditanya apa aja kalau tau pasti mau jawab. Informatif gitu wkwk. 

Selesai pelatihan praktikum, terbitlah proker berikutnya. Open house lab telkom. Singkat cerita, open house ini bertujuan untuk memperkenalkan lab telkom dan aslab-aslabnya ke warga DTE. Dulu gw nulis di wordpress telkom tentang openhouse tapi gara-gara gangguan server, posnya kehapus wkwk. Terus pas openhouse yang terakhir bersama aslab 2014, ngepostnya di blog yang baru dan bisa dilihat disini

Setelah itu, dimulailah praktikum program internasional. Karena pesertanya cuma 10 orang, ga begitu kerasa feelnya wkwk. Lalu angkatan 2013 telkom mulai disibukkan dengan kelas antena dimana kita harus mendesain, memfabrikasi, mengukur dan mempresentasikan antena yang kita buat. Gara-gara itu juga gw jadi kenal sama VNA, ngukur S11, ngukur pola radiasi di anechoic chamber. Gw merasa kuliah gw semester 5 itu kayak cuma kuliah antena. Kuliah lain kayak yaudahlah tau aja wkwk. Alhasil proyek antena kelompok gw berhasil tembus conference di Singapura, di ajang Tencon hehe. 

Berikutnya kegiatan yang sangat menarik, studi banding aslab telkom ke ITB wkwk. Pas malemnya kita nginep di kosan rifqi dan besok paginya bareng-bareng naik mobil ke Bandung. Disana kita disambut sama kadep telkomnya dan diliatin fasilitas yang ada disana. Yang gw tangkep, teknik telekomunikasi di ITB itu belajar jaringan dan RF, sedangkan di UI peminatan telkomnya fokus ke RF aja. Segala hal tentang jaringan dipelajari di teknik komputer. 

Stuban ke ITB
Memasuki semester 6, praktikum tektel program reguler dan paralel dimulai. Inilah bagian terseru selama jadi aslab telkom yaitu ngeaslabin temen seangkatan!!! Banyak banget yang gw rasain pas ngaslebin, seneng, kesel, cape, geli, stres dan segala-galanya bercampur wkwk. Seneng tuh pas berhasil membuat temen gw ngerti sama penjelasan gw. Pas alat yang mau dipake gatau tiba-tiba eror rasanya kesel banget. Paling cape pas ngaslebin 3 shift dalam satu hari dan modulnya beda-beda wkwk. Hal yang lucu juga pas gw sorenya mau nonton trus buru-buru ngaslebinnya, trus praktikannya juga seneng gara-gara praktikumnya cepet kelar. That's unforgettable experience hehe. By the way modul favorit gw dulu adalah modul 3 dan 4 tentang modulasi analog.

Setelah selesai praktikum reguler, dimulailah seleksi aslab telkom 2014 dan disini gw sebagai PJnya. Karena 2014nya masih menjadi aslab, ada baiknya cerita tentang seleksi aslab ditunda hingga mereka lulus wkwk. Langsung ke bagian terakhir tentang rekan seangkatan gw di lab telkom yang juga temen satu genk gw di elektro UI.

Mursid Abidiarso
Biasanya dipanggil mursid, dia adalah aslab telkom 2013 yang lulus 3,5 tahun. Dia mendapat amanah sebagai kordinator praktikum program internasional. Modul favoritnya adalah modul filter. Skripsinya sendiri mengenai signal processing yang dibimbing oleh prof dadang. Mursid ini sangat jenius terutama dalam bidang matematika. Dia juga aktif ngajar di bimbel maupun privat hehe. Tetapi doi tampangnya sampe sekarang ga berubah, masih kayak bocah. Cara berpikirnya cenderung realistis dan kayak orang tua. Selain itu kata-katanya tajam dan agak menusuk. Entah kenapa sehari-hari doi suka mancing emosi gw. Yang ada gw jadi ngebully dia(karena badannya kecil mudah dibully). Lalu mursid ini asik banget kalau udah ngomongin anime, film atau game. Doi juga yang maksa gw nonton steins gate, salah satu anime terbaik menurut gw hehe.

Irfan Kurniawan
Bocah Depok ini biasanya dipanggil Ipang. Posisinya sendiri sebagai kordinator alat, jabatan yang baru-baru ini dibuat sama bu yuli. Modul favoritnya teleponi pcm tdm, Skripsinya tentang M2M yang dibimbing Pa Gun. Ipang ini paling ga bisa ditebak. Dia kalau ngomong selalu tersirat dan gw ga gampang untuk mencerna maksudnya. Hobinya sendiri adalah nonton berbagai macem film. Kerjaannya download dan nonton, jadi kalau mau minta film bisa ke ipang. Di antara temen-temen lainnya, ipang yang paling jago nyolder wkwk. Mungkin gara-gara anak TRUI. Karena sifatnya yang pasrah, ngisengin ipang jadi kurang seru. Oiya ipang juga menjadi harapan di keluarganya hehe dimana dia satu-satunya yang berhasil sampai bangku kuliah, bahkan calon cumlaude di elektro UI.

Yonathan Raka Pradana
Panggilannya Yona, dulu awal-awal rada medok soalnya doi dari Wonosobo. Jabatannya sekarang kordinator praktikum reguler dan paralel. Modul favoritnya modul modulasi digital. Skripsinya sendiri tentang pengaturan beamforming pake mikrokontroler yang dibimbing bu Yuli. Yona ini paling sering ga jelas. Maksudnya ngelawak tapi ga jelas wkwk. Di beberapa hal gw dan yona banyak kemiripan, misalnya pas di IME, kita sama-sama di bidang pendidikan dan doi jadi partner gw pas gw jadi kabid. Buat ngeblog, dia juga suka nulis blog kayak gw dan ceritanya bagus-bagus. Kita juga
suka tanding pes atau naruto, terus gw menang wkwk. Terus kita juga sama-sama agak gemuk ._. salah satu hal yang bedain gw ama dia adalah dia sering banget ganti hape wkwk. Terus ada satu hal yang gw bingungin, kenapa doi dari kecil kalau difoto mukanya jarang senyum wkwk. 

Rian Gilang Prabowo
Gw tau nama panggilannya dulu baru nama aslinya. Entah gimana panggilannya berubah jadi poci. Saat ini doi mendapat amanah sebagai kordinator aslab telkom. Modul favoritnya itu saltran dan antena propagasi. Skripsinya tentang pencitraan medik yang dibimbing oleh pa basari. Poci ini orangnya sangat extrovert dan friendly wkwk. Doi cepet kenal dan deket sama orang-orang. Pas dipikir-pikir, ternyata kita ga ada hobi atau minat yang samaan, misalnya gw nonton anime, suka main game tapi doi kagak. Gw suka berenang, doi kagak bisa berenang wkwk. Namun sahabat gw yang satu ini orangnya sangat peduli parah. Sampe ultah gw yang ke 22, gw ga pernah nerima kado dari sahabat gw selain dari poci. Terus poci juga paling seru buat diisengin karena reaksinya yang super lebay. 

Sunday, December 4, 2016

YSEP Tokyo Institute of Technology - Yokohama Fish Market and Minato Mirai Museum


Sebagai mahasiswa internasional, banyak banget keuntungan yang bisa kita dapet. Salah satunya adalah tour gratis/murah. Kali ini tur nya ga jauh-jauh amat alias di Yokohama. Masih satu prefektur sama tempat tinggal gw. Hari itu tanggal 3 Desember 2016, karena mau lihat pasar ikan, kita udah dateng dari pagi banget. Sekitar jam 8 kurang udah nyampe di stasiun Yokohama. Di jalan kesana gw ketemu Kim, gadis dari Vietnam yang programnya sama kayak gw, YSEP. Doi juga ikut tur itu hehe. Lalu pas nyampe di stasiun yokohama, sempet nyasar dulu buat nyari tour guidenya. Waktu itu bareng andrew juga lalu kita jalan kaki bareng sama tour guide orang-orang Jepang ke pasar Ikan. Pagi itu kita ngelihat gimana proses pelelangan ikan, pemotongan ikan, penyimpanan ikan sampai ke penjualan ke konsumen. Gw seneng banget pas bisa icip-icip ikan salmon segar walaupun cuma sedikit. Bagian paling berkesan adalah pas kita masuk ke ruangan penyimpanan ikan yang dinginnya minus 40 derajat celcius. Gw inget hidung gw kayak ikut membeku wkwk. Begitu keluar ruangan itu rasanya jadi hangat, padahal suhu di luar 10 derajat doang :")

Depan Pasar

Ikan segar

Pemotongan Ikan
Pelelangan Ikan


Baru banget ditangkep
Destinasi berikutnya adalah Minato Mirai Museum of Technology. Disini kita bisa ngelihat perkembangan teknologi transportasi kayak kita bisa nyoba jadi pilot pesawat atau masinis kereta. Terus ada juga teknologi eksplorasi kayak kapal selam yang bisa sampe ribuan meter ke dasar laut dan model miniatur pesawat ruang angkasa. Dan teknologi pembangkit listrik dari angin, air, geotermal dan bahkan nuklir juga ada. Mungkin mirip sama museum IPTEK yang ada di taman mini tapi dengan peralatan yang jauh lebih canggih kali ya hehe.

tiket masuk 500 yen

Flight Simulator

model pembangkit listrik tenaga nuklir




Pulang ke Indonesia

Pakaian Astronot
Sekitar jam 3an tournya sudah selesai dan akhirnya kita bertiga melanjutkan tur sendiri ke minato mirai. Awalnya mau lihat-lihat doang wkwk tapi akhirnya tergoda buat naik roller coaster. Untungnya kita bertiga pecinta wahana menantang hehe.



 

Friday, December 2, 2016

YSEP Tokyo Institute of Technology - November 2016 The Last Week

22 November 2016
Ujian bahasa Jepang!!! Satu-satunya ujian yang berasa ujian wkwk. Kelas-kelas lain yang gw ambil ga ada ujian soalnya, paling report atau presentasi. Lalu sorenya belanja cemilan di donki hote. Tempat ini menyediakan berbagai macam cemilan super enak

23 November 2016
Study tour ke 3, Hitachi GE-Nuclear plant. Termasuk yang beruntung karena bisa ikut wkwk karena ga semua anak YSEP bisa ikutan. Seleksi buat study tour yang ini berdasarkan short quiz pas lecture dari Hitachi. Biasanya gw ngisi jawaban short quiznya 2-3 kalimat per pertanyaan, khusus yang ini gw bikin satu paragraf penuh per pertanyaan. Jadinya lolos deh. Liska dan tasha juga ikut wkwk. Yang serunya, tempatnya itu di Ibaraki dan kita dapet makan siang gratis :") Selengkapnya disini

24 November 2016
Salju pertama gw selama YSEP. Parah dingin banget. Suhunya turun jadi 2 derajat. Awalnya sih berasa asik tapi sumpah dinginnya menyakitkan wkwk. Gara-gara salju, gw langsung beli penghangat leher, telinga, kepala dan sarung tangan.




Beli di Daiso aja yang murah
25 November 2016
Setelah solat Jumat, gw pergi ke shibuya. Jadi ceritanya pas malem mau liat illumination. Sambil nunggu teman-teman yang lain dateng, gw explore shibuya dulu dan menemukan spot bagus buat foto. Terus abis liat illumination, kita makan sushi dan ditratktir mamanya shabrina hehe makasih banyak ya mamanya shabrina.

Shibuya Crossing



Illumination
26-27 November 2016
Gw menjadi salah satu 10 orang terberuntung yang bisa ikut International Pottery Camp di Mashiko City, dengan 3000 yen udah termasuk PP, tiket museum, penginapan dan 3 kali makan hehe. Selengkapnya disini


28 November 2016
Seminar lab aja wkwk dah ga ada kelas ASP

29 November 2016
Jalan-jalan ke Gunung Takao bareng liska. Jadi gunung takao ini adalah gunung terdekat dari tokyo dengan ketinggian hampir 600 meter. Buat pemula ini termasuk yang mudah hehe. Sorenya ke Sagamiko buat liat illumination, bareng tasha juga. Illuminationnya jauh lebih bagus dibanding yang di shibuya hehe






30 November 2016
Pagi itu gw bangun-bangun menggigil. Gw pikir daripada ampe Februari gw menderita gini, akhirnya gw beli selimut elektrik wkwk. Sama pelembab ruangan juga yang ukuran kecil. Semuanya beli di donki hote. Kalau di Indonesia ga kepake banget, udah panas dan lembap pula.

Graduate Engineering Program ABB 2019 - Proses Seleksi

Assalamualaikum wr wb Di postingan sebelumnya, gw berjanji buat nulis pengalaman rekrutmen graduate engineering program (GEP) ABB tapi ak...