Minggu, 14 Agustus 2016

YSEP Tokyo Institute of Technology - Apply on TiTech Website


"tolong online hari ini ya, deadline online applicationnya hari ini" , ini paniknya. Deadline ngisi form aplikasi online di web titech itu tanggal 29 Februari 23.59. Sedangkan baru tau keterima itu baru siangnya wkwk. Kita bertiga langsung minta tolong mba meita buat minta pihak titechnya extend. Akhirnya deadlinenya diundur jadi tanggal 3 Maret. Tetep aja cepet banget mengingat form yang diisi lumayan ribet. Berikut ini website buat applynya
Nantinya pihak home university bakal kirim data diri kita ke titech, lalu kita bakal dapet email yang isinya username ama password. Nah baru bisa diisi deh dan yang diisi itu banyak banget. Nanti setelah isi online bakal dapet bentuk wordnya sebagai berikut




gambar diatas adalah bagian "termudah" dari form..... jadi bagian tersulitnya adalah "State your first choice for academic advisor at Tokyo Tech and describe your proposed research plan for when you join the laboratory (be as specific as possible). Please provide a detailed description of your research plan. This is necessary to determine if your research will be feasible or not."

Yaa intinya kita harus nentuin siapa pembimbing kita dan lab apa yang mau kita tuju. Ibarat nyari topik skripsi lah mau tentang apaan. Untungnya dapet kesempatan buat diskusi dulu sama dosen di departemen. Pembimbing akademik gw, Pa Abdul Halim kebetulan alumni titech, setelah berdiskusi dengan beliau, gw ketemu juga sama Pa Surya, dosen telekomunikasi yang alumni titech. Kebetulan pas gw mau ketemu pa surya, ada Ahmad Salam Elektro 2012 yang lagi konsultasi buat S2 ke Titech juga, KEBETULAN BANGET YA. Katanya Salam mau apply ke lab Takada, itulah pertama kali gw denger nama lab Takada. Setelah itu pun gw langsung ngesearch lab-lab yang ada di titech. Luar biasa banyak banget. Setiap profesor punya lab, jadi nama labnya itu dari nama profesornya. Berikut research plan yang gw buat






Gw memilih lab takada karena bidang yang dipelajarinya sesuai dengan bidang gw di elektro UI. 
By the way selain pembimbing dan research, ada banyak juga file yang harus diupload yaitu


Tanggal 3 siang gw selesai mengisi dan mengirim semua form. Setelah itu kembali menunggu kabar lagi sembari berkuliah ria :)

YSEP Tokyo Institute of Technology - Prologue


Assalamualaikum wr wb

Hai guys! Lama tidak mengupdate blog hehe pada postingan kali ini gw mau ceritain segala-galanya tentang babak baru dalam kehidupan kuliah gw yaitu Student Exchange!!!

Sebenernya dari jaman gw masih SMP tuh udah pengen banget bisa student exchange, apalagi waktu itu gw lihat spanduk SMAN 1 Depok yang gambarnya banyak siswa siswi yang udah pergi exchange ke amerika, korea, jepang dan lainnya. Pas gw masuk SMAN 1 Depok, harapan gw pupus gara-gara umur gw terlalu tua untuk persyaratan exchange. Akhirnya gw kubur mimpi gw buat exchange :"(

Niat untuk ikut exchange bermula di semester 5. Di semester itu gw berkenalan dengan seorang senior angkatan 2012 bernama Claudia Khansa A H. Dia baru aja pulang dari jepang setelah 1 tahun exchange di Tohoku University. Kebetulan gw sering satu kelompok sama claud. Waktu itu barengan di kelompok praktikum mikon dan proyek antena propagasi. Dia sering banget ceritain gw pengalamannya di Jepang dan nyemangatin gw buat coba apply student exchange. Perlahan impian gw yang pernah gw kubur bangkit kembali.

Akhir semester 5 pun berakhir dan liburan pun tiba. Salah satu persyaratan exchange yang tersusah buat gw adalah sertifikat bahasa inggris. Boleh TOEFL ITP, IBT atau IELTS. Kebetulan gw sedang les bahasa inggris di LBI dan mengambil kelas IELTS preparation. Namun gw merasa tes IELTS terlalu mahal(sekitar 2 juta) dan gw juga ga yakin siap. Gw merasa speaking, listening dan writting gw kurang. Oleh karena itu gw berniat untuk mencoba tes TOEFL ITP (bayarnya 475ribu di LBI). Hal yang gw lakukan adalah meningkatkan kemampuan listening gw dengan nonton tv series tanpa subtitle dan berlatih structure dengan aplikasi gratis di android.

Kala itu udah penghujung Januari dan gw belum daftar tes TOEFL. Gw sejujurnya galau banget, gw merasa belum siap untuk tes TOEFL. Gw sayang juga karena buat daftar tes TOEFL itu sekitar 500 ribu dan kalau gagal(baca: dibawah skor 550) kan sayang banget. Tapi beberapa temen gw nyemangatin gw, ngeyakinin gw kalau gw bisa tembus 550 :) akhirnya gw beranikan diri buat daftar tes toefl. Waktu itu gw liat tes TOEFLnya tanggal 6 Februari 2016, hasil TOEFLnya sekitar 7 hari kerja yaitu tanggal 17 Februari. Saat itu, deadline student exchange yang gw liat di web International office yaitu 19 Februari untuk Tohoku University dan Tokyo Institute of Technology.

Menunggu hasil tes TOEFL, kadang gw sering gelisah. Sejujurnya gw bingung, apakah semester 7 nanti gw bakal kuliah seperti biasa, semester 8 lulus seperti orang-orang pada umumnya. Gw pengen mencoba meninggalkan zona nyaman, pengen coba berpetualang ke tempat yang gw gatau. Dalem lubuk hati gw yang paling dalam, gw pengen banget exchange, gw pengen banget bisa merasakan kesempatan itu. Akhirnya tanggal 17 Februari pun tiba, sebelum kelas jaringan telekomunikasi gw pergi ke LBI sendiri. Gw minta hasil tes TOEFL gw dan skornya alhamdulillah 577 :") demiapa toefl gw lolooooos, seketika pikiran gw tentang exchange bermunculan. Selama ini kalau liat website IO(international office) UI bawaannya bete gara-gara belum punya sertifikat bahasa inggris. Sekarang akhirnya punyaaaaa. Sekejap gw balik ke FT langsung minta buatin surat rekomendasi fakultas hehe. Besoknya pun gw langsung dateng ke kantor IO dan ngasih berkas gw. Waktu itu gw daftar di 2 tempat yaitu tohoku dan tokyo tech.

Oiya buat website international officenya sendiri yaitu international.ui.ac.id dan biasanya persyaratan buat exchange itu
1. Mahasiswa aktif maksimal semester 6 (tapi ada beberapa yang ngebolehin semester 7/8 atau S2 untuk exchange)
2. IPK minimal 3.3(tapi biasanya yang diatas 3,5 yang jalan)
3. Sertifikat bahasa Inggris TOEFL 550 , IELTS 6 atau yang ekuivalen (coba ambil TOEFL aja lebih murah dan gampang)
4. Surat Rekomendasi Fakultas (kalau anak FT bisa minta ke mahalum di EC lantai 2, biasanya 1-2 hari jadi sih)
5. Motivation Letter(template dan strukturnya bisa cari di google) ini contoh punya gw 

Tanggal 25 Februari, seleksi wawancara dengan kepala international office. Di email dibilangnya jam 12.20 tapi karena suatu hal baru mulai jam 16.30, padahal ada kelas jam 16.00 untungnya pa basari baik banget jadi selow aja telat. By the way, yang ditanyain pas wawancara itu tentang kepribadian kita, alesan kenapa kita ikut exchange, kenapa milih univ dan negara itu, terus apa yang kamu harapkan dari mengikuti exchange ini hehe. Wawancaranya sebentar juga kok sekitar 7 menitan.

Abis wawancara rasanya deg-degan gimana gitu, konon katanya kalau udah lolos tingkat home university, biasanya pasti lolos ke host university. Jadi bisa dibilang wawancara itu ujian terakhir buat ikut program exchange ini. Kemudian tanggal 29 Februari gw dapet email yang paling memorable dalam hidup gw


Alhamdulillah nama gw ada dalam daftar yang lolos rekomendasi :") Beberapa saat gw kegirangan tapi pas baca emailnya baik-baik gw langsung panik "tolong online hari ini ya, deadline online applicationnya hari ini"

Jumat, 05 Februari 2016

Journey to Wonosobo - Adventure at Dieng


Day two, 27 January 2016

The plan was going to Dieng. Previously, I was worried about who will drive the car to the Dieng. Yona can drive but still green I think. Moreover, It was in very early morning. Yona's Dad said that if we want to enjoy the scenery, we must go at 3 am. It means that we only have a little time to sleep. Yes it's about 2-3 hours we slept. In fact, not yona that drove the car but Yona's Dad did(very thankful for him). Not only the road was dark but also had many sharp turns. I couldn't imagine if Yona's father didn't help LOL. Around 4 am we arrived then we started to climb the hill. Actually the hill wasn't too high, but we got tired because we rarely do some exercise ._. Though it's hard, finally we reached the top. It was really cold at the top. However the scenery was so magnificent. These are some pictures of us.







Then at 8 am we went down. I felt stomachache -_- Fortunately, I found the toilet on time :") Oke then we went to another place called Kawah Sikidang. Actually, I've visited that place when I was in the first grade of senior high school. There's not so different with the crater but the atmosphere was totally different. It was very quiet because there were only 7 of us. Fyi, we can boil the egg in there.




Next we continued the journey to the candi *****(unfortunately I forget the name -_- ) The candi wasn't huge overall. However, the most interesting part is the ground that filled with soft grass. So we made kind of action pictures with my camera like punching or kicking scene.



Finally, we went to telaga(also forget what its name). You can see in my photos, I think it dominated by algae which has green color. Also, we had a chance to stroll the lake by little canoe(paid by yona's father :") ) 




After we had a Lunch, we went to yona's house directly. Arrived there, we had a durian party, but I didn't eat any.... actually I don't like durian, only eat it when I eat es durian LOL. Like the previous day, around 3-6 pm was raining....

In addition, Yona has two cats at his house. It was so cute and its fur was very soft LOL. 




Journey to Wonosobo - Inside and Outside Yona's House


26th January, arround 8 am I woke up. Still felt so tired because of 12 hours journey on the bus. The agenda for that day were relax our body at yona's house, enjoy the culinary and go to the city hall.
Actually, we were too tired(read: lazy) to go outside in early morning, so we watched movie first. There were many old movie since yona subscribed Indihome. I don't remember what the title of movie that we watched, but it told the story about ghost who killed a group of adult. Then around 10, we started to go outside Yona's House. Yona drove the car. In fact, he didn't have driving licence LOL. Fortunately, the road wasn't so crowded and usually one way. So at first we had a breakfast, or should I called it lunch?



The first culinary we eat is something like soto ayam. It tasted delicious, but I really forget what it called. After had a breakfast, we went to the city hall that located near to the restaurant. The hall was large and had many nice spot to take a picture. Feel envy that my city(Read : Depok) doesn't have any city hall.... 


Around 11.30 am,  we still at city hall. We found some interesting spot such us Wonosobo Asri Park, Hasri Ainun Habibie Park. Then I used my smartphone to take some selfie photos.



Actually, when we stroll around at the city hall, I wore short pants, not a jeans. I thought it's uncomfortable if I wore jeans. The problem came out when I wanted to Pray Zuhur-Jamak-Ashar. The mosque didn't provide sarung....  fortunately I found a woman who wore sarung, so I waited her while my friends were praying. Luckily, she lent me hers LOL. Thanks to her. So the point is don't forget to bring sarung if you only wear short pants. After that, we saw library named ARPUSDA. Felt curious, we went there and took some selfie photos.






After that we returned to Yona's House. We had a rest and watched the movie because it was raining from 3 pm until 5 pm. You know, Yona's family were very nice to us. All of our need is served by them. For example, they not only served snacks but also breakfast, lunch and dinner. 

Journey to Wonosobo - When the plan not only a "wacana"


Assalamualaikum wr wb

In this post I'd like to share my experience during 5th semester holiday. The first thing before I start to write my story, I want to tell you all why I use English in this Post. Actually, I study English at LBI, located at FIB UI(Fakultas Ilmu Budaya). In fact, I take IELTS course. IELTS consists of 4 parts. Listening, Reading, Writing and Speaking.  Actually, We can practice listening by listen to the music and watching movie(note:without subtitle). Then for Reading, We usually practice it by reading a textbook, reading an article, even playing a game. Next for Speaking, maybe you only need some friends to have a conversation with you in order to become more confident. Finally, for Writing, I'm afraid that Writing section is the most difficult among other section. I find it difficult to have a good writing in Bahasa, moreover in English. To enhance my writing skill, my teacher advised me to practice by writing a post in blog using English. I'd like to apologize if I use incorrect grammar or difficult word. Hope you all enjoy :)

Actually, we already talked about the plan to wonosobo in previous semester. However, many of us (read: winner members) couldn't go because of many reasons. So I decided to make some simple rules. One of them is "If someone have a plan or something, We will execute it at least 4 people". First, Ipang and I had a conversation about holiday. Out of blue, We had an idea to visit Yona's house at Wonosobo. In the following day, I asked others to join us. Finally, only 5 people that want and able to have a journey to Wonosobo. These people are ipang, poci, fahmi, teguh and of course me. 

25th January in the morning, Poci went to bus agent then came to my house around 11 am. After had a lunch, We went to Universitas Indonesia. First, poci took me off to LBI. I registered for TOEFL ITP Test (hope can get above 550). Then I went to FTUI to make letter for Internship while poci was waiting fahmi in his kosan. Arround 3 pm, we went to bus shelter located not far from ITC. As I remembered, the bus departed at 4.30 pm(it should be at 4 pm but as always "ngaret"). Then this is the first picture that I took using my new smartphone LOL.


At 8 pm we had a dinner in rest area km 19 CMIIW. Then we continued the journey to wonosobo. My friends started to sleep when I watched TV Series-Arrow in my Phone. I've prepared it on my phone so I wouldn't feel bored if my friends were sleep. You know, people said that it took about 13-14 hours to arrive at Wonosobo. Fortunately, we arrived at 3 am. One hour earlier than we expected. Then we sent message Yona, told him that we have arrived. Arround 3.30 am, Yona came  and made us feel amazed because he drove a car by himself. Then we went toward Yona's home. Something that always remembered by me is what Poci said in the Car. "Waah ini di Wonosobo yaa". Perhaps until the last day of the journey, he have already said it more than 50 times LOL. At  4 am we arrived and welcomed by Yona's family( I will describe it later). As usual, we took picture. Then we prayed first before we had a rest in Yona's house.

Although it took long hours, I feel enjoy because of my friends. A Quote from unknown said that "It doesn't matter where you go for travel, but with whom you go". 

Minggu, 23 Agustus 2015

The Last Day of Journey


Hari selasa jam 5 pagi, gw bangun dan langsung liat Hp. Iya bener ini tanggal 4, tanggal pengisian irs internal. Dari semester 2 sampe 4, setiap pengisian IRS gw selalu stand by depan komputer. Jari-jari gw udah siap buat cepet-cepet milih matkul yang dosennya baik. Tetapi hari itu gw terbangun di kamar hotel bersama 5 sahabat gw yang juga ikut siak war(kecuali bawang). 

Ga lama setelah gw terbangun, sarfan juga terbangun. Dia adalah makhluk gendut yang harus banget siak war depan komputer. Kalau buat gw semester 4 adalah siak war terakhir gw, karena di semester 5 ini ga ada dosen yang gw rebutin. Yang mana aja sama menurut gw, penilaiannya adil. Jadi gw merasa yaudahlah tanggal 4 lewat saja. Tetapi kalau sarfan harus banget depan komputer. Doi masih siak war memperebutkan dosen yang enak. 

Jam 7 sarfan sudah keluar hotel, sementara kita berlima masih santai tidur-tiduran menikmati empuknya kasur. Rencana buat jalan jam 8 pun cuma wacana. Jam setengah 8 gw kiky dan suram turun ke lantai bawah buat breakfast, jatahnya cuma bertiga. Tapi bawang dateng menyelinap terus suram keluar. Lalu pas balik ke kamar bawain roti buat Bocin, terus hingga jam 9 kita melanjutkan tidur-tidur lucu di hotel. Untungnya hotelnya ada wifi jadi pas jam 9 gw ngisi irs pake wifi. Tepat jam 9 sesuai dugaan siak down, baru jam 9 lewat 5 normal lagi. Kali ini gw ngisi siak dengan santai gapake deg-degan karena menurut gw ya siapa pun sama aja lah, yang penting rame-rame ama winner. Lalu setelah kita berlima mengumpulkan nyawa, baru sekitar jam 10an jalan keluar. Rencana awal adalah naik transemarang terus turun di simpang lima dan ngejemput sarfan. Cuma karena ga jelas kapan lewatnya dan gw ga sabaran akhirnya mencoba jalan(lagi) ke simpang lima, baru sekitar 10 menit jalan lewat dah tuh sih transsemarang. Oke yaudahlah jangan disesali. Berjalanlah kita ke simpang lima dan bertemu sarfan. Alhamdulillah sarfan menang siak war nya. Dari situ kita naik angkot menuju ke lawang sewu. Gw pernah diceritain temen gw yang ke lawang sewu, katanya tempat itu serem ada penunggunya. Tetapi pas gw masuk kesana kesannya beda sekali. Lawang sewu itu museum kereta api, bukan rumah angker seperti yang mereka bilang. Disana kita didampingi tour guide(lupa namanya) tur guide ini agak yona-yoni(read:kocak ga jelas) pas nanya serius suka dijawab ngelawak jayus gitu wkwk. Di lawang sewu kurang lebih 1 jam, disana ngeliat perkembangan transportasi kereta di Indonesia. Berikut foto-fotonya





perjalanan berikutnya adalah ke mesjid agung, disitu kita janjian ketemuan sama anas, temen satu smp gw yang lagi kuliah geologi di undip. Buat mobilisasi dari lawang sewu ke mesjid agung kita naik taksi yang dipesen bocin lewat telpon, ga nyampe 10 menit ada mobil taksi yang nyamperin kita. Yaudah kita langsung naik aja kan, baru 5 menit di taksi tiba-tiba bocin ditelpon. Yang nelpon ternyata supir taksi yang seharusnya ngejemput kita. Lucu juga wkwk gw kira sistemnya siapa dekat dia yang jemput taunya sesama taksi(perusahaan yg sama) bisa serobotan penumpang. Ga lama sampailah di mesjid agung. Gw kira bakal luas banget mesjidnya, ternyata yang luas itu luarnya doang. Mesjidnya ga gede-gede amat. Yang ribetnya itu lantai luarnya panas banget dan tempat wudhu nya beda 2 lantai ama tempat solatnya. Selesai solat tidur-tiduran sebentar, baru deh ketemu anas. Anas lagi nunggu di luar. Dari situ anas langsung ngajak naik menara mesjid, tiketnya 7ribu. Dari menara itu bisa hampir seluruh penjuru kota semarang, gw rasa kota ini ga terlalu besar wkwk. Lalu turun kebawah ada museum penyimpanan barang-barang sejarah islam gitu. Banyak Al-Qur'an yang tulisannya gundul.





next destination, tempat oleh-oleh. Disini singkat cerita gw beli oleh-oleh bandeng duri lunak, keripik ikan bandeng, wingko, mochi dan keripik lainnya. Tempatnya seru gitu setiap makanan ada samplenya jadi banyak nyoba-nyobanya. Ada 1 jam disitu buat nyari oleh-oleh, kasian ama anas nungguin udah kelaperan. 

Baru sekitar jam 4 kita jalan lagi dan nyampe restoran deket hotel. Restorannya cukup nyaman dan harganya juga lumayan nusuk untuk ukuran mahasiswa.


setelah makan kembalilah kita ke hotel dengan terburu-buru. Pas itu gw pertama kalinya jalan di depan, biasanya kan tertinggal di belakang. Soalnya sebelum jam 6 udah harus check out kalau ga bayarnya nambah lagi. Untunglah sempet mandi, setelah gw mandi baru sarfan mandi biar ga bau pas di kereta. Jam 17.45 barulah kita check out dan kita solat dulu nunggu dijemput sama taksinya. Sebelum menuju ke stasiun, mampir dulu beli lumpia bu condro. Sekitar jam 8 kurang kita udah di stasiun, nah disitupun transaksi hutang piutang dimulai. Jadi ceritanya gw bendahara perjalanan, semua keperluan kelompok kayak makan seafood, bayar mobil dan taxi dibayar pake duit gw dulu. Total ada 2 jutaan lah wkwk. Sekitar jam 9 kurang kereta pun datang dan kita masuk kereta. Gw duduk samping sarfan


jam 9 lewat, kereta pun mulai berangkat. Sedih rasanya, kayaknya baru ngerencanain jalan ke karjaw pas bukber, tiba-tiba udah di perjalanan pulang aja. Besoknya udah harus ke FT lagi, harus kembali ke kehidupan biasa. Rasanya liburan berlangsung sebentar doang. Kayaknya baru tadi nyampe ke stasiun tawang, baru ngerasain naik kapal, baru tadi loncat ke laut liat terumbu karang dan ikan-ikan. Yaa tapi emang bener sih liburan itu pas ditunggu lama banget tapi pas dijalanin berasa cepet banget. Alhamdulillah liburan semester itu bisa jalan jauh bareng sahabat gw. Semoga liburan besok dan seterusnya bisa makin jauh jalannya dan makin dewasa(?). Malem itu di kereta gw mengingat-ingat kejadian dari hari pertama ampe hari itu, kadang sambil liat hape baca modul tektel dan bersandar di lengan sarfan yang empuk dan gemuk. 

Thanks banget guys perjalanannya seru parah, thanks buat kiky yang jadi PO, thanks buat kamera bawang dan bocin, thanks sarfan buat jadi bantal gw, thanks suram udah jadi bahan bully, thanks jawir udah jadi pemandu yang kocak, thanks beasiswa ppa yang udah jadi donatur buat gw dalam perjalanan ini wkwk. 


About Me

Foto Saya
Fariz Azhar Abdillah
Bento#27 76 89 98, Smansa#34, FantastiX4, Space two, Parampa4, SC Matematika, @R1Dsmansa, @Kir1Depok, INC, will be Electrical Engineering University of Indonesia student
Lihat profil lengkapku

Total Pageviews

Followers

Cerita Favorit

 

My Personal diary Copyright © 2008 Green Scrapbook Diary Designed by SimplyWP | Made free by Scrapbooking Software | Bloggerized by Ipiet Notez